Bengkulu Wisata Internasional ??
Jumlah penduduk Provinsi Bengkulu 2010 tercatat 1,7 juta jiwa. 18,02 % dari jumlah tersebut Menetap di kota Bengkulu, yaitu sekitar 308.756 jiwa. Bagian penting yang perlu kita catat dari ratusan jumlah penduduk ini adalah anak muda yang kebanyakan sedang duduk di Pendidikan SMP, SMA, Perguruan Tinggi dan itu merupakan akumulasi dari remaja dari kampung, kabupaten yang sekolah dikota.
Seperti kita ketahui Bengkulu di rancang sebagai wisata bertaraf Internasional merupakan suatu konsep yang sangat bagus dari sisi Ekonomi dan untuk kemajuan daerah, tapi setiap kemajuan pasti ada dampak sisi baik dan dan sisi negatif nya. Namun ada dampak buruk yang tidak menjadi wacana publik yang bisa menjadi awal kehancuran moral seperti pergaulan anak muda yang sangat bebas, kafe-kafe liar yang berserakan dipantai, anak muda yang berpacaran melampui batas kewajaran di tempat umum, serta gaya busana pengunjung yang jauh tidak wajar tidak sesuai lagi dengan budaya dan agama. Trend-trend yang memang tidak layak untuk budaya dan agama kita terutama di kota ini, bahkan di masyarakat sering disebut bahwa Bengkulu merupakan BALI NO 2 dimana Pantai panjang merupakan salah satu objeknya dalam hal ini.
Kemajuan tentu merupakan hal yang sangat kita rindukan bersama, tapi jika hal tersebut merobohkan nilai budaya & Akhlak serta nilai agama penghuni negeri ini seperti hal-hal di atas tentunya itu merupakan kegagalan kemajuan di tingkat dasar. Kita hanya mengikuti trend kehidupan gaya barat namun kita kehilangan Nilai-nilai dasar jati diri kita yang sebenarnya.
Dengan berbagai hal diatas tentunya ini merupakan PR besar bersama seluruh Elemen masyarakat yang aktif seperti Organiasi keagamaan, Organiasi Masyarakat, komunitas Aktif mahasiswa dan yang paling bertanggung jawab besar adalah pemerintah pemegang kebijakan.
Dampak-dampak buruk tersebut diatas harus lah kita imbangi dengan memberikan penyadaran terhadap masyarakat seperti melakukan sosialisasi, seminar-seminar, menguatkan nilai-nilai kebudayaan dan di memulai dari tingkat keluarga, dan banyak lagi hal-hal lain yang bisa di lakukan.
Wassallam
Posted on December 14, 2011, in ANALISIS SOSIAL. Bookmark the permalink. Leave a Comment.



Leave a Comment
Comments (0)